Calon presiden Prabowo Subianto berjanji akan melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) jika terpilih pada Pilpres 2029 mendatang. Janji ini disampaikan dalam acara dialog dengan kontraktor dan investor IKN di Balikpapan, Minggu (25/5).
Baca juga
Kebijakan Fiskal 2025: Menyeimbangkan Pertumbuhan dan Stabilitas — Pemerintah meluncurkan kebijakan fiskal 2025 dengan target defisit 2,5% terhadap PDB, fokus pada eko...
Prabowo menegaskan bahwa IKN adalah proyek strategis nasional yang tidak boleh terhenti. 'IKN adalah warisan untuk anak cucu kita. Saya akan pastikan pembangunannya selesai sesuai target,' ujar Prabowo di hadapan para kontraktor.
Saat ini, progres pembangunan IKN telah mencapai 78 persen untuk kawasan pusat pemerintahan. Prabowo menargetkan pada 2028, seluruh infrastruktur dasar IKN sudah berfungsi optimal.
Prabowo juga berjanji akan mempercepat relokasi aparatur sipil negara (ASN) ke IKN. 'ASN harus segera pindah agar roda pemerintahan bisa berjalan dari IKN,' tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berdialog dengan investor yang telah menanamkan modal di IKN. Ia memastikan bahwa kepastian hukum dan iklim investasi akan terus dijaga.
Beberapa investor asing yang hadir menyatakan keyakinannya terhadap komitmen Prabowo. Mereka siap menambah investasi jika kepastian politik tetap terjaga.
Prabowo juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan di sekitar IKN untuk memperlancar konektivitas.
Pengamat tata kota dari Institut Teknologi Bandung menilai janji Prabowo sangat realistis mengingat pengalamannya sebagai Menteri Pertahanan yang mengawal proyek strategis.
Masyarakat Kalimantan Timur menyambut baik komitmen Prabowo. Mereka berharap pembangunan IKN membawa dampak ekonomi positif bagi warga sekitar.
Prabowo mengakhiri kunjungannya dengan meninjau langsung lokasi pembangunan Istana Negara dan beberapa gedung kementerian yang hampir rampung.